TUTORIAL FUNGSI DAN TRIGGER

Sebelumnya kita kenalan dulu dengan fungsi dan trigger itu apa ??

Pengertian fungsi,, Fungsi SQL adalah sebuah kumpulan query, biasanya query yang detail dan panjang yang dibungkus menjadi satu dan disimpan dalam database dan kemudian apabila diperlukan hanya tinggal mengaksesnya tanpa mengetikan query detail.

Ada beberapa konsep yang menarik dari fungsi antara lain:

  • Bahasa yang dip akai dapat didefenisikan sendiri dengan tersedianya parameter LANGUAGE, tanpa harus mengkompilasi ulang PostgreSQL.
  • Kita dapat membuat dua buah fungsi dengan nama yang sama namun parameter masukkannya yang berbeda, baik tipe data maupun jumlahnya.

Berikut contoh SQL fungsi:

Maksud (float) disitu menandakan bahwa hanya memiliki 1 inputan dan tipe datanya float, jika kita menulis (float) nya ada 2 berarti data yg di inputkan ada 2..

$1 itu menandakan bahwa data yang diinputkan akan melakukan proses perhitungan tersebut.

Fungsi pl/pgql,,, PL/PGSQL merupakan bahasa yang lain untuk membuat sebuah fungsi, biasanya bahasa ini digunakan untuk menangani fungsi yang lebih kompleks. Pl/pgsql sudah terdapat dalam instalasi PostgreSQL.

ada beberapa faktor yang harus diperhatikan pada bahasa ini antara lain :

  • DECLARE mendeklarasikan variabel yang digunakan dalam fungsi
  • SELECT INTO sebuah form spesial (khusus) dari SELECT yang memperbolehkan hasil query menempati ke dalam variabel.
  • RETURN Exit dan merupakan hasil value dari fungsi

Berikut contoh SQL pada pl/pgsql :

Trigger..
Trigger digunakan untuk menyisipkan sebuah fungsi pada saat suatu record di INSERT, UPDATE dan DELETE. Trigger sangat ideal untuk mengecek atau memodifikasi sebuah data pada kolom sebelum dimasukkan ke dalam database, sehingga sebuah fungsi dapat dipanggil setiap saat secara otomatis ketika sebuah row akan dimodifikasi. Ciri khas dari fungsi yang diperuntukkan untuk trigger adalah menghasilkan output bertipe OPAQUE.

 

Cara membuat trigger, pertama buat dulu fungsinya ..

Setelah create fungsi berhasil, kemudian lanjutkan dengan pembuatan trigger yang berfungsi untuk memanggil fungsi secara otomatis ketika kita melakukan INSERT ataupun UPDATE pada tabel. Setelah berhasil create trigger maka cobalah untuk menginsertkan datanya….

Semoga Tutorial nya bermanfaat,,, maaf jika terjadi kesalahan..

 

Silahkan klik disini jika ingin mendownload file ini…

About these ads
  1. Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: